Frans Thamura didunia agnostic

3D dengan Java3D atau Flash3D atau Native3D

Jan 04, 2009 by Frans Thamura

Telah 1 minggu lamanya riset mengenai 3D, sebenarnya lebih lama sih, kalau dihitung saat awal utak atik 3D dengan Blender yang menggunakan Python, one of the awesome technology from OpenSource..

Saya memasukan Flash sebagai kategori sendiri 3D setelah mendapatkan beberapa engine 3D sebagai library Flash, reposisi menarik sekali bukan hanya memasukan PaperVision3D, Flash anda sudah menjadi 3D.

Flash sebagai superior technology di dunia internet, yang telah menggeser Applet, membuat sebuah follower yang jadi market leader, ini mirip kasus So Klin melawan Rinso.

Kalau dilihat secara aristekturnya di dunia Java sudah ada Java3D, dan implementasi 3D yang keren itu adalah JLookingGlass, tetapi yah we know, berat, dan belum layak masuk komoditasi, to heavy gitu.

Saya menemukan Swift3D dari ERain, ini dicoba deh tuh barang, keren juga, bisa buat 3D, jadi inget Truespace yang dulu saya pelajari (sekarang part of Microsoft). Swift ini sepertinya complement terhadap Flash yang belum memiliki fitur untuk 3D, jadi Swift menggunakan Flash untuk membuat 3D model. Yang menarik Swift ini bukan Adobe loh, tapi Erain, dan saya pertama kali melihat demo Swift beberapa tahun lalu, pas keluar 1.0. Kaget, berani yah buat singin Flash, notabene yang keren adalah rubah Font jadi 3D Font.

Kenapa gak ada 3D modelling commercial sekelas Swift 3D yang untuk Java3D. Kalau ada dari 3DS jadi Java3D terus dijalankan di Applet atau di Swing menarik juga nih......

NB: kok saya jadi pemerhati IT sekarang daripada pemerhati Java... :(

Open Innovation berbasis Open Computing

Jan 04, 2009 by Frans Thamura

Liburan ini banyak hal baru yang didapatkan, tentu saja diluar dari mmod yang ingin istirahat total, maklum saya memasukan dalam status kerja tanpa perlu ngantor, tetapi tiap didepan komputer ada saja yang terjadi,  pundak sakit, migrain, intinya outstanding gak kedeliver... ini hal baru yang buruk.

Tetapi ada hal baru yang menarik, saya ketemu Arvino, Worxcode CEO (thx untuk starbucknya juga).  Pakar Lotus Notes lain yang saya kenal. Product unggulannya Woorknet, dan beliau pembicara OpenOffice, dan saya baru tahu productnya itu yang kita bicaraka di SIPL Kominfo, fitur yang gak ada di OpenOffice dan Alfresco, tetapi ada di Sharepoint + MS Office. Hanya saja Woorknet ini solusi mirip Alfresco yang berbasis AJAX dan dibuat dengan PHP. Saya masih belum tahu seperti apa, maklum baru ketemu 1x. He is amazing smart...

Mbah kita ini penganut Open Computing, dimana menjelaskan konsep mengenai memandang sebuah solusi Opensource sebagai platform inovasi. Konsep beliau adalah Knowledge 2.0.

Setelah bertemu dan diskusi, kebetulan saya lg tergila-gila kata Agnostic, gara-gara Tony Seno "komporin saya". Yang memunculkan solusi baru kita untuk 2009, Agnostra, sebuah mashup platform yang berbasis terbuka dan OpenSource tentu saja.

Microsoft juga sebenarnya sedang rajin promosi OpenSource, tetapi dengan konsep OpenSource on MS tech.. Aneh tapi Nyata. Jadi Open Innovation in Close Platform. Tapi yah terserah MS dong, wong dia yang punya technology dan inovasi.

Akhirnya dari semua ini saya mengambil sebuah cara pandang yang berbeda dan menurut saya lebih baik, tidak tahu menurut pihak lain, dimana pelanggan akhir akan merasa diuntungkan bilamana menggunakan Open Platform, dan bilamana platform dasarnya tidak terbuka, sebaiknya mengimplementasikan sebuah agnostic technology, umumnya menggunakan virtualisasi atau cross platform runtime. Hal ini dilakukan untuk membuat solusinya tidak terkunci pada platform terbuka itu.

Sebagai contoh adalah mengembangkan dan menjalankan aplikasi di Windows Platform, dengan menggunakan Java atau PHP atau Ruby sebagai agnostic platformnya.

Saya melihat banyak pihak yang menggunakan saja platfom terbuka ini bukan berkreasi atau berinovasi sehingga valuenya menjadi lebih unik dan memiliki nilai tambah dibandingkan just install. Pekerjaan paling bawah dari layer inovasi ini adalah integrasi tanpa modifikasi, seperti gabungkan LDAP ke PAMnya Linux, terus ke Email, terus ke Portal. Apakah Anda sudah melakukan hal seperti ini?

Kesulitan terjadi dengan kualitas output hasil pendidikan nasional yang semakin gap dengan yang diinginkan pasar, apalagi opini sebuah administrator yang baik bukan yang jago mengintegrasikan tetapi sabar menunggu system. wow.. sebuah paradigma yang benar atau salah yah ini.

Saya belum menemukan komunitas yang berparadigma seperti ini di Indonesia, kalau di JUG sih mengextend framework menjadi solusi sudah biasa, tetapi menggabungkan banyak solusi menjadi sebuah platform baru sepertinya masih baru di Indonesia. Will the OpenComputing initiative yang digagas Arvino akan menjadi sebuah komunitas baru?

Contohnya adalah menggunakan OpenOffice sebagai server, diextend menjadi Sharepoint protocol implementation (Alfresco), terus dikembangkan menjadi sistem pengarsipan dalam perusahaan advokasi atau document management...

Menarik bukan opini ini.. apakah anda termasuk yang berpikir bahwa OpenSource adalah sebuah platform inovasi...juga..


2009 - Agenda, dan Tahunnya memperbesar Market Share... Krisis kan.

Jan 02, 2009 by Frans Thamura

Setelah memeras otak di tengah kembang api di MKG, akhirnya saya mendapatkan beberapa target yang menarik, dan mengajak siapapun untuk bersama-sama memperbesar market sharenya. Walaupun hati kecil mengatakan program ini akan jadi sebuah momentum 4 tahun lagi (saya menganut brand cycle yang setiap ide akan jadi sebuah relevancy dari awareness selama 4 tahun). Dimana saat ini kita telah melakukannya lebih dari 4 th. Jadi artinya awareness kebersamaan baru dimulai tahun 2009, sedangkan relevancy program kita masuk tahun 2009.

Beberapa hal yang menarik yang diharapkan dapat menjadi sarana pendukung yang kami persiapkan, dikhususkan untuk link industri dan edukasi yang bergabung.

1. 3D Psikonometer
Kami sedang mengembangkan 3D Psikonometer, ini mungkin sebuah momentum baru reposisi kami didunia non Java, dan sebuah project "beda" sendiri, sebuah project yang dikembangkan selama 2 tahun, dan akhirnya mencapai klimksnya akhir January ini, terima kasih pada rekan-rekan HRD Forum (DISC, MBTI), Pak Heru (most the crazy idea and formula), HRD Makin, Pak Eric (Activity Theory). Gak kerasa 4 tahun telah berlalu. Maklum riset ini dimulai oleh Erwin (anak Magang angkatan ke-1 JENI, rekan Cahya Ratih), dimana satu lainnya dari 2 sekarang mengelola JENI. Tunggu edisi Onlinenya akhir january ini di www.jobmerv.com, bagi yang ingin pasang dikantor sebagai sistem HRD sendiri boleh kontrak saya.

2. Medallion Server dan Medallion Curriculum
Terimakasih kepada kominfo yang memberikan Server, sehingga rekan-rekan dapat menikmati project medallion secara sesungguhnya. Diharapkan innovasi baru akan muncul, dan kami membuka para pendidik untuk menggunakan fasilitas ini sebagai replikasi untuk program TKJ disekolah-sekolah. Kurikulumnya boleh contact saya.

3. CoE
Meruvian Jogja adalah salah satu contoh fullstack dari implementasi Center2 Meruvian dan implementasi jTechnopreneur. Industri dan Edukasi dapat menghubungi Meruvian Center disetiap kota kami untuk mendapatkan mencoba layanan kami.







Mono dan .NET, how compatible is them?

Jan 01, 2009 by Frans Thamura

Saya hari ini lg ngiler sama 3D, gara-gara mau buat Psikonometer 3D, ini project untuk papaje, cari sana sini, kecemplung sama ActionScript, keren juga ini Flash, baru tahu SWF itu ada spesifikasinya dan implementasinya yah itu Flash dan versi OpenSourcenya di OSFlash.org.

Ujungnya kesempaian ke FDevelop, (Fajar pernah panasin pakai ini barang), saya gak suka karen pake .NET 1.1, terus tadi iseng2 cari deh gimana jalanin di Mono. yang konon sudan compatible dengan .NET dibawa 2.0, dan kita tahu FDevelop pake .NET 1.1, harusnya jalan tanpa masalah kan.

Ternyata ada yang ngalamin yang sama, PInovoke di .NET 1.1 masih blm ada di Mono.

ada URLNya lihat deh. .http://www.flashdevelop.org/community/viewtopic.php?f=9&t=1000&p=5727


Estimasi 2009: Java Future and Investment

Dec 28, 2008 by Frans Thamura

Yang lain pada rajin buat wishlist dan predikasi, saya juga mau ikutan ah.



Menurut saya, 2009 itu seperti apa, dan ternyata impact terbesar terjadi sama Java loh.



Referensi: http://www.reuters.com/finance/stocks/ratios?rpc=66&symbol=JAVA.O



1. Java tetap akan superior sebagai backend investment, dan
berkomunikasi terbuka dengan teknologi lain, salah satuny JavaFX,
Flash, Air, dan Java's old friend Javascript akan gain momentum.



2. Investasi Java akan semakin luas, bukan melihat Java sebagai
teknologi, tetapi peluang baru muncul dan teknologi lain akan mengikuti
perkembangan ala Java, yaitu

a. Java sebagai virtual machine

lirik deh V8, Greasemonkey, dvalik yang dapat dikatakan alternatif
vm, juga jvm as platform untuk bahasa lain seperti JRuby, Groovy, dan
menarik buat aplikasi gak pake bahasa java tetapi pake kernel java.



b. Java sebagai bahasa pemograman (GWT, Android),



c. Java sebagai platform inovasi
(Java EE masih tetap rule the market, walaupun gak semua specnya dipakai).

d. Java sebagai pusat pemersatu komunitas, karena Java value more than
the creator, dan the market of Java is cummulative of all vendors (IBM,
Sun, ORacle, RedHat) juga all countries (EU, China unser OW2). Java
telah bertransformasi dari Sun's research become political technology.

e Java sebagai barang kenegaraan.

Bayangkan negara harus turun menyelamatkan Java, ini jauh lebih gila
daripada investasi satu perusahaan. Secara politik, adalah tidak baik
sebuah negara tergantung oleh satu perusahaan. Model ini juga terjadi
untuk teknologi lainnya. Fullstack OpenSource solution dibutuhkan untuk
membuat sebuah negara lebih



3. Merging Java dan technology virtualization akan semakin berprospectus. Xen dg implementasi JVM, bayangkan kalau ada.



4. Investasi Java semakin more complex than your mind

Java semakin luas dan kovergen dengan teknologi kompetitor membuat
persepsi kita seperti lebih tidak mampu menampungnya dalam satu brand
Java lagi, sehingga sebuah brand baru sebagai unifikasi adalah pilihan
yang popular, tetapi branding Java adalah fenomenal, dipunyai Sun,
diperjuangkan banyak perusahaan dan negara. Apakah Java akan seperti
IBM PC?



5. Java Massive Development

Java akan transformasi dari sebuah teknologi yang dimiliki orang
khusus, menjadi massive technology, sehingga cara kerjanya bukan secara
software development tetapi sebagai factory development. Siap siap saja
implementasi tata letak mesin dan proses produksi dalam keilmuan Java.
Ini karena java sudah terlalu komoditas dan terlalu susah dibuang dalam
tatanan investasi. Walaupun cost investment di Java masih sangat
tinggi, we need stream, lighter technology than Java.










RIP IT Company

Dec 24, 2008 by Frans Thamura

interesting discussion,


R.I.P.

Wang Labs

1951-1999

Peak market value: $4.7 billion

Digital Equipment Corp.

1957-1998

Peak market value: $23.9 billion

Data General

1968-1999

Peak market value: $1.7 billion

Cray Research

1972-1996

Peak market value: $3.8 billion

Tandem Computers

1974-1997

Peak market value: $4.2 billion

Apollo Computers

1980-1989

Peak market value: $690 million

Sun Microsystems

1982-2009

Peak market value: $121 billion

The run was nice but just admit when it's at its end.




Source: http://finance.google.com/group/google.finance.543040/browse_thread/thread/58269d00c54e45cb

Java Solution Stacks, Java Sallary Matrix dan Java Role in Enterprise

Dec 24, 2008 by Frans Thamura

Saat meeting di Aptikom untuk solusi stack, terus dilanjutkan ke sebuah client, dan saya iseng-iseng mengambar mengenai kemungkinan gaji dari setiap orang berhubungan dengan Java.

Nah ini gambarnya, dari gaji 700 ribu *UMR sampai 7jutax7juta= 49 juta / bulan. menarik sekali.

Kebetulan teman saya, Juliancho dari Italia, melihat gambar ini, dan beliau adalah orang pertama yang lihat matrix ini, kaget, gak salah US$ 70 katanya.. hahah baru tahu UMR di Indo segitu.



Saya menunggu comment rekan-rekan mengenai stack ini.....



NB: Juliancho ini yang bantu banyak sekali solusi Alfresco dan Liferay,
mungkin salah satu orang yang membantu project medallion di Meruvian,
dan FYI, perusahanaya juga jualan solusi 100% sama dg Medallion


Ngeblog Makanan Nusantara

Dec 21, 2008 by Frans Thamura

Banyak pihak mengatakan kenapa saya tidak meninggalkan Indonesia, dan hidup diluar dg ilmu sekarang, dijamin karir meledak.... Statement ini sudah lebih dari 10 tahun dan sampai kemarin masih ada yang diskusikan.

Sebenarnya ada hal kecil yang saya jadi tetap tinggal disini, walaupun tolakan diri untuk tinggal disini sangat tinggi. Saya sempat masuk akut stress untuk tinggal disini. Kok bisa saya tetap disini..

Ternyata saya merasa sangat terhibur bilamana dapat makan soto.. maklum saya termasuk maniak soto.

Soto-soto di Jakarta, dari Soto Ria di belakang BNI 46, Soto Betawi 21 H Amin, Soto Tangkar di jl. Kartini (buka malam), Soto Pak Kumis dekat BCS Pegangsaan.

Kalau dilihat2 dalam 4 tahun ini, saya sudah makan Soto Medan di kota Medan, Soto Banjar di kota Banjarmasin, Soto Gubeng di Gubeng Surabaya, Timlo di Solo (ini gak masuk soto kan, tapi kuahan), kalau di Malang sih sudah 2x makan di Rawon Rampal, termasuk Soto Lombok di Malang..

Kalau di jogja sih saya hunting bebek, kolestrol... bro...dan burung dara. habis cuman 17.000 tuh satu ekor, yang menarik burung dara di Maliboro dibuat kalasan, menarik dan hargnya Rp. 20.000, lebih mahal.. tapi boleh lah iseng2 makan disana.. Ini juga gara-gara Buntoro dan Opa Mike ngajak kesana, jadi deh dapat tempat.

Sebenarnya ada Sate Sapi di Jogja yang enak juga, tetapi saya lupa dimana, Buntoro yang tahu, nanti deh kalau ke Jogja lagi saya minta dianterin.

Kalau kita ke Semarang, Tony sudah bawa saya makan pindang, menarik seperti rawon tetapi ada daun melinjo. nyam-nyam, sayang di Semarang belum ada kantor, nanti deh, termasuk tempat makan ada kuah asem-asem..

Kalau ke Bandung, makan Ampera aja, beli ayam 1 ekor, terus selada bokor 2 bakul, ngirit kan.. hahaha .. dan kalau di Jakarta, ke Bumbu Desa aja, modelnya mirip2, satu ayam sekitar 10.000 kalau gak salah, plus teh (gratis), nasi merah, pulang kenyang...

Kalau ke makasar, tentu saja coto kebo, di Jakarta gak ada tuh coto pake daging kebo, pake daging sapi... oh jangan lupa juga makan ikan gincu, itu ikan kaya kakap tapi mulutnya merah sampe ke tengorokan, di goreng aja.. di makasar ada cumi masak tinta, saya kemarin coba beli cumi masak pake tinta, ancur.. haha dibuang jadinya tuh cumi...

Oh sebelum diclose ini blog, maklum saya akan sering ngeblog makanan,
ini my culinary adventure. Saya juga rekomendasikan Kepiting di
Banjarmasin, dan juga Kepiting Cak Gundul (di Pandaan ada, di Kelapa
Gading juga ada, pake bumbu mentega yang paling enak), maklum saya gak
makan cabai jadi susah.




Bersosialisasi secara Digital

Dec 21, 2008 by Frans Thamura

Sekarang saya sangat aktif menggunakan FaceBook sebagai sarana "marketing" baru, termasuk promosi product2 kita.

Menarik, ketemu rekan-rekan ex Andersen disana, dan ada diskusi yang sudah hampir 6 tahun terputus, maklum selain lost contact,juga saya kan hidup didunia baru yaitu dunia Java dan OpenSource. Baru herman yang dulu bilang Java itu dead-end, sekarang malah lg siap2 ngeJava.. menarik sekali bukan.

Saya menemukan fitur yang saya inginkan yaitu memonitor saya punya status di facebook, menggunakan model tweeter, ternyata tidak menemukan.. Tetapi thx to Twiteer plugins, dan sekarang saya gak perlu ketik status update di Facebook, langsung di Tweet aja dan keluar otomtis dalam kurang dari 10 detik. Amazing.

Sayangnya di Tweet kita ketik lengkap, sedangkan di FB selalu ada tulisan Frans.... annoying juga.

Nah sekarang saya malah ngetweet pake Twhirl, sebuah Tweeter client yang memerlukan Adobe Air, thx god, Adobe Air 1.5 dah keluar, ada sedikit bugs kecil, tetapi gak perlu buka browser, masuk tweeter untuk membuat facebook status terupdate.

Menarik sekali bukan, step berikut yang sedang dikerjakan adalah mengintegrasikan JobMerv dengan Facebook. ada yang sudah coba integrasikan facebook dengan Java? share dong..

Java Programmer Rush, JUG (Komunitas) dan Kurikulum, dan Indonesia 2.0

Dec 15, 2008 by Frans Thamura

Sudah lebih dari 2 tahun lebih program JENI digelontorkan, dan juga sudah lebih dari 2 tahun JEDI sang bapak dari JENI (JENI merupakan versi extension dari JEDI buatan rekan kita dari pilipina).

Dan sudah lebih dari 2 tahun (4 tahun mungkin), puluhan CEO, Associate Partner, HRD Manager sampai HR Consulting menghhubungi saya, mulai dari small meeting, traktir di restoran berbintang (mungkin ini salah satu penyebab saya overweight sekarang).

Banyak Founder dan CEO yang mengeluhkan mengenai kelangsungan s/w developmentnya ke saya dan sepertinya saya harus bertanggung jawab terhadap masalah ini.. hue hue.. maklum beberapa lead project saya kenal baik didalam perusahan tersebut dan resign, dan sang owner tidak mengerti apa yang dibuatnya, tetapi saat saya ajak review kerja sama teknologi, menolak atau ada yang dah mau, tetapi tidak mau mengikuti tips yang saya berikan, seperti standard curicullum perusahaan, share baseline skillset to the public atau min ke saya.

Malah ada perusahaan yang sampai stop jualan solusinya dan lebih ke trading, karena menolak menshare skillsetnya padahal teknologinya itu sederhana tetapi lock to his company solution dan efeknya tentu lock to his clients.. Perusahaan-perusahaan ini kelas menengah atase mua, dimana pegawai diatas 50 orang...

Tidak sedikit ada kasus sengketa juga antar perusahaan IT yang terjadi di Indonesia, dimana saya sedikit kontribusi saran...

Blog ini sebenarnya ide saya, karena semalam ada Associate Partner perusahaan Non Java yang NgeJava.. dan menyakan kenapa mencari oran Java sulit dan susah, tapi menariknya perusahaan ini adalah salah satu perusahaan yang terpublikasi besar sekali dg solusi MS..ayo siapa...

Dan kasus MS partner ke Java ini meningkat drastis dalam 4 tahun terakhir.. dan keluhan tentu saja meningkat.

Walaupun kemarin saya bertemu beberapa rekan dari pembantu rektor, kepala sekolah, direktur 3 sampai dosen kerja sama dan guru kerja sama industri, lumayan juga another free lunch ditempat terkenal, maklum saya kan penggila kuliner lokal indo, terutama soto.. jadi yang mau minta consultancy saya, jgn lupa siapkan soto terkenal didaerah anda.

Apalagi sekarang dengan tanggung jawab baru saya di Oracle Academy, yang menreview kampus dan juga anak2 yang mengambil program ini..serta hubungan saya dg Pak Heru untuk mengembangkan sebuah sistem monitoring psikologis non teknis, seperti sebuah program kerja baru yang menarik. Massive Java Programmer dengan Attiude Dunia. itu visi saya.. mungkin bisa jadi nanto no drug but use java ...hehe narsis yah.... plus program kerja yang akan dilunch 20-21 desember ini, siap siap deh... non stop program to make Indonesia 2.0 (redefining Indonesia future gitu.. apakah saya kaliber urusan ini).


Saya mendapatkan banyak kampus juga menolak kurikulum JEDI/JENI di kampusnya, karena kualitas kurang baik, padahal setahu saya tidak ada lagi opencontent pembelajaran Java yang lebih baik dari JEDi dimuka bumi ini. Semua ahli kurikulum Java sudah ikutandisana, dan sudah berhasil menghasilkan 270.000 orang java di pilipina saja, dan 70 ribuan di brazil.

Malah telco telco di Brazil sudah commit terhadap program kerja ini, dan yayasan yang dibuat oleh Daniel Olivera, rekan saya pendidir DFJUG yang paing terpanggil urusan pendidikan di daratan selatan amerika ini. Termasuk program kerja kita untuk promosi Java dengan di negara bekas jajahan portugis. Timor Leste.. kebetulan investor intercitra ada kantor disana..


Trend ribut-ribut susah orang Java ini sangat tinggi, kemarin salah satu vendor yang sudah tutup dan buka lagi, meminta 1000 orang IT ke salah satu institusi yang juga sedang dalam bridging jadi rekan di meruvian network program.. tetapi kenapa tidak ada satupun yang peduli untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita dengan memberikan masukan terhadap kurikulum di Indonesia.

Atau menyumbangkan skillset mereka ke pendidikan di Indonesia, sehingga gap tidak terjadi, saya dah melakukan, program ini dapat menekan sampai 60% biaya education dan riset loh...dan untuk kampus yang join juga mendapat benefit besar, karena sekarang jadi center skill java...

Saya melihat akar masalah dari semua ini adalah hubungan tidak harmonis pebisnis dan pendidikan, dan saya melihat kampus2 sekarang sudah open terhadap kerja sama ini, tetapi kenapa para pebisnis yg mengeluh tidak mau turun gunung.. ayo dengan saya kita buat indoensia 2.0, dan menghasilkan massive Java programmer yg kaliber dunia, ada 10.000 task lists yang harus dikelarkan sebelum ini terjadi.

bagi yang malas turun, cuman email saya mendukung program ini secara official (jangan pake yahoo) atau send surat resmi.. ini sudah cukup, dan tolong review kurikulum baru kita bernama jTechnopreneur, apakah ini masih kurang.. ini gak menimbulkan biaya, tetapi anda mendapatkan pegawai yang lebih baik dari yang harusnya. dan kampus menjadi lebih baik dari sekedar dianggap "asal ngajar"


saya membuka masukan terhadap blog saya ini.. silahkan japri bilamana hendak yang lain





Urat dan Ulet dalam Branding, dan Kurikulum Poltekom (Poltek Kota Malang)

Dec 13, 2008 by Frans Thamura

Kemarin saya meeting review kurikulum untuk Potekom di Malang, ada banyak institusi yang datang, dan sharing beberapa hal, saya suka dengan Pak Nathan Gusti yang sangat detail mengisi target market lulusan, terus jiwa project management CMMI Wisnu Widiarta, serta protes SMK yg menganggu dari salah satu rekan dari Padi.net dimana jadi masukan kompetensi sebelum magang hrs mempersiapkan apa, termasuk support Vendor dan karakterisik ala Sun Indonesia (dibawakan oleh Alex).

Poltekom menekankan banyak personal development seperti dilarang merokok, terminalisasi bilamana lebih dari 200 jam bolos, ketegasan jam masuk, dilarang telat gitu ganti.

Yah kita akan lihat program kerja terbaru poltekom, dengan tempatnya di Buring..menarik, kampus baru lagi dan gak kerasa VEDC dah 6 tahun yah saya disana, dari sebagai tempat internship sekarang jadi JENI Center...semoga bisa melakukan banyak hal di Poltekom dalam waktu dekat.. Saya menunggu dosen-dosennya datang ke Meruvian (Januari).. 6 tahun = 2x brand cycles..

Malamnya meeting dengan Pak Wahyu Pur untuk acara January dan seperti biasa makan soto Lombok. saya sampai minta bonus sana sini, yang masaknya hari ini baik, jadi deh satu mangkung muncung penuh.

Meeting untuk bahas program kewirausahaan, wah saya seperti pakar kewirausahaan (padahal suskes aja belum, struggle iya)..

Kelupaan sebelumnya team Pak Anthony Duty datang untuk diskusi yang sama.. seru kan SMK-D3 dan S1 sekarang ternyata program kerjanya mirip2.

Terus dilanjutkan bongkar pasang sampai 1 jam lebih oleh Rizzatama untuk Jen1us.. versi terbarunya sudah ada sebuah connection pool lagi didalamnya (arghh).. but anywy versi jen1us ini konon stable loh...

Hari tersebut saya merasakan sebuah kesenangan luar biasa dari implementasi branding, dan juga menariknya angin ternyata berembus kuat dalam sebuah mekanisme opini manusia.

Sepertinya efek branding yang dilakukan selama ini telah mulai naik, walaupun lebih lambat dari standard (di indo hal ini biasa). Saya maksudkan sebuah level brand leadership tentu saja. Walaupun mbahnya brand leadership, pak biakto mengatakan sudah ada teori baru brand leadership.

Salam dari Malang, Hotel Montana1.. suara burung2 dah mulai terdengar disini.. ... nunggu speak di bima hall untuk jTechnopreneurship .. lagi....hehe

Diangkat dari Oracle Academy Rep

Dec 12, 2008 by Frans Thamura

Surat resmi untuk membantu program Oracle Indonesia bernama Oracle Academy sudah keluar ditanda tangani oleh pak Adi (CEO Oracle Indo).

Nah sekarang sibuk deh nambah satu program dalam program kita yaitu Oracle Fusion Middleware, jadi diharapkan akan keluar segera Oracle Fusion Middleware Academy, program khusus untuk institusi pendidikan dan sekolah.

Yang sudah daftar jadi Oracle Academy, boleh nih email saya kalau berminat daftar untuk mendapatkan Oracle Fusion Program.

intinya kampus akan mendapatkan kurkulum Weblogic dkk, terus stack Oracle setelah Database....welcome to Java world versi Oracle...

Donasi Meruvian Pertama

Dec 08, 2008 by Frans Thamura

Terima kasih kepada Tony Seno atas donasi nya ke Meruvian. Donasi 5 dolar, tetapi dipotong jadi tinggal 4.43$.

Thx nih. haha donatur pertama dari MS. why always MS guy in the first way...


























Recent activity - Last updated 12/7/2008 19:02 PST
Show

File  Type  To/From  Name/Email Amount ($)   Date  Status  Details  Action


 Donation   From  Tony Seno Hartono $xxx USD   Dec. 7, 2008  Completed  Details
 


 


Kewirausahaa IT via SMK

Dec 07, 2008 by Frans Thamura

Gara-gara saya bicara anak2 SMK yang magang mengembangkan aplikasi dg BlueOxygen aka JENI 5, roury nulis yang kebetulan datang ke acara WOSOC, minta beberapa tulisan terus dimasukan ke detikinet.

eh ada foto saya pas hari pertama.. narsis sih.. tapi gak apa2 deh buat kenangan. kapan lagi foto sendiri jadi headline.. apalagi dibawahnya


Pengakses Meruvian lebih dari 23 kota di Indonesia

Dec 07, 2008 by Frans Thamura

Sudah lama saya tidak melihat Google Analytics dan ternyata Meruvian sudah diakses oleh 23 kota, ini artinya brand awarenessnya telah sampai ke ujung Manado, Medan..

silahkan lihat diagram berikut, 1700 hit setiap hari.. gak buruk kan..

Semoga tahun depan bisa akses ke segala area.. Hebat sampai ke Bali dan Lombok.. siapa yang akses di lombok yah.. boleh nih japri..

"The World throughs the binary perspective" Name: Frans Thamura
Contact: frans at meruvian dot org
Mobile: +62 855 7888 699
Tweeter: http://twitter.com/fthamura


Donate to Meruvian
Help Indonesia!!






View Frans Thamura's profile on LinkedIn






My Entities:






Search

 

« January 2009
SunMonTueWedThuFriSat
    
3
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
       
Today

Links

Feeds




Navigation