"writing" oder just "reading"
"Writing" or express our mind in one piece of paper always be something simple activity that we do if we are bored, or get the inspiration, or just want to initiate our emotion to the other form.
I think its the really simple way, untuk membentuk suatu pribadi yang bersifat extrovert...(terbuka). Hal ini memungkinkan seseorang dapat mengalami kenaikan EQ (emotional quotient). Seperti juga kita semua tahu kecerdasan emosi banyak membawa individu meraih kesuksesan hidup dalam waktu yang relatif singkat. Bukan berarti pemilik kepribadian introvert itu hidupnya kagak bakalan sukses, tapi kenyataan lapangan melalui penilaian logis pun si empunya kepribadian ini lebih sulit untuk menyelesaikan suatu masalah, dan ujung2 nya jadi tidak pede, takut salah melangkah, dan takut2 yang lain, so pepatah "mana tau klo qte lum mencoba" jadi g bisa diterapin dengan maksimal.
Menulis tidak memerlukan modal besar, dan tentu malahan secara tidak langsung bisa membantu meringankan beban pikiran, serta melatih otak kita untuk mem-verbalkan bahasa pikiran kita. Ini dapat membantu orang2 yang memiliki sedikit kendala mengenai komunikasi se-hari2. Bentuk yang paling sederhana dari menulis adalah membuat jurnal kegiatan atau kerennya disebut (penyakit pencernaan) "diary" yang nulis kita, yang baca kita juga, melalui media ini kita dapat curhat gratis, jika telah terbiasa menulis diary ini kita kayanya dah pantes jadi penulis novel cerita pribadi....Klo di kemudian waktu dibaca lagi kita jadi tau betapa,lucu, aneh, cupu dan satirnya kita dahulu. selanjutnya menulis akan menjadi museum yang mancatat kedalaman pemahaman qta dan bahkan kisah hidup qta yag mungkin tak terbayangkan oleh orang lain.
Di sisi lain membaca menjadi salah satu kegiatan yang cukup menyita perhatian kita, karena rasa keinginan tauan alami yang tidak kunjug surut, bahkan semakin menjadi2. Buktinya pelanggan surat kabar dan jenis2 bacaan lainnya semakin menjamur. No problem its possitive think if we know, tapi g segitunya juga karena saya sendiri yang mengaku hobi membaca kadang2 lebih tertarik dengan bentuk visual tao gambar2, untuk membacanya sendiri liat2 dulu menarik g awalnya, atu gara2 kepepet mo ujian, seperti juga tulisan ini yang terlihat cukup panjang (g tau deh ada yang baca sampe bagian ini ato g
)" title="
)" />.
Seperti kata pepatah "baca buku biar g beku", itu juga tergantung bentuk bacaannya dan relatif yang disukai adalah bentuk singkat dan beralur.jangan salah dari kebiasaan membaca itu yang bikin kita ada bahan buat komunikasi, ataupun menulis dalam arti yag lebih tinggi yaitu untuk dipertontonkan ke orang lain
So jika kita suka nulis its so possitive talent, dan jika kita suka baca berati masih tersisip jiwa ingin pandai yang dapat mendukung kegiatan itu, selain itu ngalamun juga penting (tapi bukan galamun yg ane2), karena daya imaginasi ngalamun biasanya menjadi tempat qta mengatur plan secara tersirat.
tetap membaca, tetap menulis, dan tetap ngalamun pendek (karena ngalamun panjang bisa menyebabkan kesurupan pribadi maupun massal)...
jika kita seorang pembaca ulung sebaiknya kita juga jadi penulis wlopun penulis amatir...Daripadah kebanyakan bahan mending pengetahuan dari membaca di backup dalam bentuk hard kopi kan???